Bagaimana Saya Dapat Membantu Anak Saya Mempelajari Kata-kata Ejaan Mereka?

Mengikuti tes mengeja bisa menjadi prospek yang menakutkan bagi setiap anak di sekolah dasar, tetapi ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak mereka melatih kata-kata sehingga dia siap untuk ujian. Menggunakan gudang permainan dan kegiatan interaktif akan membantu anak-anak mempelajari kata-kata ejaan mereka dan bersenang-senang pada saat yang sama. Kegiatan ini akan memperkuat pelajaran mengeja yang dipelajari anak-anak di kelas.

Sebagian besar anak-anak suka bermain dengan komputer, jadi mereka mungkin senang berlatih mengeja kata dengan mengetiknya. Menggunakan perangkat lunak pengolah kata dasar memungkinkan anak-anak mengetik kata-kata ejaan mereka dan mengingatnya dengan baik. Anak-anak dapat bereksperimen dengan font dan warna yang berbeda saat mereka mengetik kata dari daftar kata. Mereka bahkan dapat membuat kata-kata tampak kecil atau besar.

Jika sebuah keluarga memiliki koran dan majalah bekas yang tergeletak di sekitar rumah, mereka dapat memanfaatkannya dengan membantu seorang anak mempersiapkan diri untuk ujian ejaan yang akan datang. Berikan anak gunting pengaman dan biarkan dia memotong surat dari majalah dan koran. Dia kemudian dapat menggunakan huruf-huruf itu untuk mengeja kata-kata ejaannya. Beri dia lem, dan dia bisa menempelkan kata-kata itu ke selembar kertas konstruksi warna-warni atau papan poster.

Anak-anak dari segala usia akan senang menggoreskan kata-kata ejaan mereka dalam krim cukur. Beli sekaleng krim cukur murah dari toko dolar dan semprotkan di meja dapur. Anak kemudian dapat menggunakan daftar kata untuk berlatih menulis kata-kata ejaannya. Orang tua dapat memanggil setiap kata dan menunggu anak mengejanya tanpa melihat daftar kata. Jenis kegiatan langsung ini memungkinkan anak untuk berlatih menulis kata-kata tanpa membuatnya merasa seperti sedang mengerjakan pekerjaan rumah.

Cara lain untuk berlatih tes ejaan adalah dengan meminta anak menulis cerita atau kalimat konyol dengan kata-kata dari daftar ejaan. Jika seorang anak suka bercerita, ini mungkin cara yang ideal untuk memberinya latihan mengeja. Anak-anak menggunakan kreativitas mereka untuk menulis cerita dengan memanfaatkan semua kata dalam daftar ejaan. Mereka bahkan dapat membuat buku sendiri dengan menstaples beberapa lembar kertas menjadi satu. Setelah cerita ditulis, anak-anak dapat mengilustrasikan buku mereka dengan krayon dan spidol.

Anak-anak yang menyukai teka-teki dapat mengubah daftar ejaan mereka menjadi pencarian kata. Ini dapat dilakukan dengan mengunjungi generator pencarian kata online seperti puzzle-maker.com. Anak-anak juga dapat membuat pencarian kata menggunakan pensil dan selembar kertas catatan.

Beberapa anak mungkin ingin membuat permainan memori kata ejaan. Anak-anak dapat menulis kata-kata mereka pada kartu indeks. Setiap kata ejaan harus ditulis pada dua kartu sehingga menjadi pasangan. Anak meletakkan kartu menghadap ke bawah di atas meja dan mencoba menemukan pasangan kata yang cocok. Dengan menggunakan metode ini, anak-anak dapat mempelajari kata-kata dan memiliki peluang lebih baik untuk lulus tes ejaan.