Alasan paling penting untuk menerapkan perencanaan SDM adalah membantu entitas memenuhi tujuan organisasi. Jenis perencanaan ini menghubungkan manajemen sumber daya manusia dengan proses operasional organisasi yang sebenarnya. Banyak bisnis telah menemukan melalui perencanaan SDM bahwa mereka dapat menentukan tujuan apa yang harus dicapai dalam periode waktu tertentu, sementara pada saat yang sama menyelaraskan sumber daya manusia apa yang akan dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Beberapa alasan paling penting untuk menerapkan jenis perencanaan ini adalah untuk melawan ketidakpastian dan perubahan, untuk memaksimalkan pengembangan karir dan metode mempertahankan karyawan, dan untuk merangsang pemikiran inovatif dalam suatu organisasi. Pentingnya perencanaan SDM juga terasa ketika metode perampingan harus diterapkan.
Banyak bisnis menanggung ketidakpastian yang mengelilingi perubahan sebelum menyadari pentingnya perencanaan SDM. Perubahan bisa menjadi perjuangan bagi semua jenis organisasi, terutama yang sedang mengalami ekspansi atau yang sudah lama beroperasi. Perencanaan SDM memiliki kemampuan untuk mengatasi atau mengelola ketidakpastian ini karena perencanaan tersebut mempersiapkan jumlah maksimum perubahan yang mungkin, menyusun jumlah sumber daya manusia yang tepat untuk menghadapinya. Memiliki sumber daya yang tepat di tempat yang tepat pada waktu yang tepat dapat membuat perubahan lebih mudah ditangani, dan menunjukkan pentingnya perencanaan SDM yang jelas.
Memaksimalkan pengembangan karir dalam suatu organisasi, bersama dengan meningkatkan retensi karyawan, adalah alasan penting lainnya untuk menggunakan jenis perencanaan ini. Perencanaan SDM telah membantu banyak perusahaan menentukan karyawan tingkat bawah mana yang berpotensi menjadi pemimpin organisasi masa depan. Ini adalah langkah penting yang harus diambil, sehingga posisi penting dalam perusahaan dapat diisi ketika mereka terbuka. Retensi karyawan juga sering ditingkatkan melalui perencanaan SDM karena memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasi pekerja yang produktif dan memberi mereka motivasi untuk melanjutkan praktik kerja keras mereka.
Pentingnya perencanaan SDM bagi banyak bisnis terutama dirasakan melalui pemikiran inovatif yang mereka peroleh. Jenis pemikiran ini diperoleh ketika masalah muncul antara metode pengambilan keputusan dan sumber daya yang tersedia; dengan bersiap dan melihat ke depan, manajemen tahu apakah mereka memiliki sumber daya untuk mengimplementasikan proyek baru. Banyak bisnis menemukan bahwa, dengan meningkatkan proses berpikir mereka, ide-ide hebat dikembangkan. Sering kali, ide-ide ini telah menyebabkan usaha kecil menjadi perusahaan besar.
Bahkan ketika bisnis tidak berkembang, pentingnya perencanaan SDM masih terasa; ini terutama benar selama masa perampingan. Perencanaan SDM membantu organisasi memotong karyawan yang sesuai dengan cara yang paling tidak menyakitkan, sementara pada saat yang sama melindungi perusahaan dari efek merugikan yang bertahan lama. Dengan mengidentifikasi karyawan mana yang perlu dilatih ulang, dilepaskan, atau dipindahkan, perampingan dapat dilakukan dengan lebih efisien.