Apa itu Model Kompetensi Kepemimpinan?

Model kompetensi kepemimpinan adalah rencana yang dibuat oleh perusahaan untuk memfokuskan dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan karyawan. “Kompetensi” dapat merujuk pada keterampilan, motivasi, atau perilaku apa pun yang mungkin berharga atau diperlukan untuk menyelesaikan tujuan terkait pekerjaan. Model kompetensi kepemimpinan dapat dikembangkan di rumah, dengan karyawan dan manajemen bekerja sama untuk menentukan keterampilan dan tujuan yang ditargetkan terkait dengan kepemimpinan. Perusahaan terkadang juga mempekerjakan seorang profesional keterampilan kepemimpinan dari luar untuk membantu menciptakan dan menerapkan model kompetensi kepemimpinan.

Cara paling umum untuk membuat model kompetensi kepemimpinan adalah dengan membuat representasi visual, seperti grafik, piramida, atau diagram lingkaran, yang mendefinisikan keterampilan kepemimpinan dalam urutan prioritas. Faktor lain yang dapat dimasukkan dalam model mungkin adalah interaksi keterampilan kepemimpinan dengan setiap jenis pekerjaan atau tingkat tanggung jawab; misalnya, sementara motivasi diri mungkin penting bagi setiap karyawan, keterampilan khusus seperti negosiasi atau ketajaman politik mungkin hanya diperlukan untuk pekerjaan dengan tingkat tanggung jawab yang lebih tinggi.

Pembuatan model kompetensi kepemimpinan mungkin memerlukan persiapan berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, dan mungkin memerlukan revisi berkala agar tetap sejalan dengan tujuan perusahaan atau organisasi. Beberapa perusahaan menunjuk gugus tugas pekerja untuk mengembangkan model, yang terdiri dari karyawan dari semua tingkatan perusahaan yang berbeda. Meskipun memakan waktu, pendekatan ini memungkinkan pembuatan model khusus yang unik untuk kebutuhan dan tujuan perusahaan tertentu. Orang lain mungkin membeli model kompetensi dan materi pelatihan kepemimpinan yang sudah jadi dari sumber luar, kemudian menyesuaikannya agar sesuai dengan kebutuhan khusus.

Mengembangkan model kompetensi kepemimpinan sebagian besar akan melibatkan penentuan kualitas kepemimpinan apa yang paling sesuai dengan tujuan perusahaan. Kompetensi yang diinginkan dapat dipecah menjadi beberapa kategori, seperti pola pikir, kerja tim, dan visi. Proses ini biasanya membutuhkan gugus tugas atau di luar perusahaan untuk melakukan penilaian yang cermat terhadap kekuatan dan kelemahan suatu organisasi, dan untuk mengembangkan strategi dan rencana yang akan membantu memaksimalkan kekuatan dan memperbaiki area yang lebih lemah. Jika, misalnya, sebuah perusahaan ingin meningkatkan kerja tim dengan meningkatkan kepercayaan antar pekerja, satu kompetensi mungkin adalah “membangun kepercayaan melalui kegiatan sosial.”

Ketika dibangun secara efisien, model kompetensi kepemimpinan dapat membantu pekerja menentukan area yang paling penting untuk perbaikan dan pengembangan. Selain itu, model yang terlihat dan hadir dapat berfungsi sebagai pengingat tujuan dan misi organisasi. Agar model kompetensi menjadi efektif dan bermanfaat, perusahaan harus mampu berkomitmen pada rencana perbaikan berkelanjutan berdasarkan model tersebut. Tanpa upaya bersama oleh manajemen untuk menjaga model tetap terkini dan vital dalam kehidupan kerja sehari-hari, itu mungkin menjadi tidak lebih dari bagan cantik di dinding.