Kaca potong laser adalah produk kaca yang dipotong dari lembaran menggunakan laser berdaya tinggi. Sebagian besar nilai kaca dapat dipotong menggunakan laser, meskipun teknik yang digunakan memerlukan penyesuaian untuk menghindari retak karena kejutan termal yang berlebihan. Dalam sebagian besar aplikasi kaca potong laser, laser karbon dioksida (C02,) digunakan, meskipun jenis lain juga dapat digunakan dalam aplikasi tertentu. Ketika kaca dipotong dengan benar dengan laser, tepi yang dipotong menunjukkan permukaan yang halus dan dipoles yang membutuhkan sedikit atau tanpa finishing dan tidak menimbulkan bahaya cedera. Item kaca potong laser termasuk ornamen, ubin, dan komponen elektronik seperti wafer kaca yang digunakan dalam tampilan kristal cair (LCD).
Pemotongan kaca adalah prosedur umum di mana barang dibuat dari lembaran kaca datar. Pemotongan kaca konvensional melibatkan mencetak, atau menggaruk, garis ke permukaan kaca di sepanjang garis potong. Ini menciptakan area yang lemah di kaca di mana lembaran itu secara mekanis tertekuk, atau bengkok, menyebabkannya patah pada garis. Dalam kebanyakan kasus, ini menghasilkan potongan yang cukup akurat, meskipun hasilnya seringkali tidak dapat diprediksi. Tepi potongan jenis ini juga sangat kasar dan tajam yang membutuhkan pemolesan jika ingin menghindari laserasi yang serius.
Metode alternatif untuk memotong barang dari lembaran kaca adalah pemotongan laser. Laser adalah perangkat yang memproyeksikan sinar cahaya berenergi tinggi yang sangat terfokus yang melepaskan sejumlah besar panas pada titik kontaknya. Dalam kasus kaca potong laser, sinar laser meleleh dan menguapkan kaca pada titik potong. Dalam beberapa kasus, ini dapat menyebabkan fenomena yang dikenal sebagai kejutan termal, yang dapat menyebabkan kaca retak di sepanjang garis potong atau bahkan di seluruh permukaannya. Untuk mencegah hal ini, cairan pendingin diarahkan ke permukaan kaca tepat di belakang titik potong.
Pemotongan kaca laser memiliki beberapa keunggulan berbeda dibandingkan metode skor dan flex konvensional. Yang pertama adalah akurasi dan detail, dengan laser yang dikendalikan komputer yang mampu menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi di sepanjang profil yang kompleks. Yang kedua adalah kualitas potongan yang sangat tinggi, di mana garis potong memiliki permukaan yang halus, hampir dipoles, tidak memerlukan finishing, dalam banyak kasus. Item yang telah selesai juga bebas dari pelumas yang biasa digunakan dalam proses pemotongan kaca lainnya. Ini tidak hanya mengurangi waktu produksi, tetapi juga menghilangkan potensi cedera.
Sebagian besar kaca potong laser diproses menggunakan laser C02 daya tinggi, meskipun jenis lain seperti laser ultraviolet (UV) dapat digunakan. Laser ini telah terbukti sangat efektif dalam memotong jenis kaca murah seperti gelas soda kapur. Produk yang diproduksi menggunakan pemotongan laser termasuk barang hias, ubin kaca, dan lembaran layar untuk pembacaan LCD.