Pompa simpleks adalah perangkat reciprocating piston tunggal yang menggantikan cairan pada kedua siklus langkah. Dengan kata lain, silinder diisi dengan cairan di atas dan di bawah piston, dan memompa pada kedua langkah naik dan turun. Pompa simpleks dapat ditenagai oleh motor listrik, bensin, atau diesel atau dengan udara terkompresi. Mereka juga sering digunakan dalam pompa hidrolik yang dioperasikan dengan tangan. Pompa simpleks adalah desain yang sangat efisien yang mampu menghasilkan tingkat pengiriman yang sangat baik dengan energi input yang minimal.
Tidak seperti pompa reciprocating konvensional yang hanya memindahkan cairan pada satu langkah siklusnya, pompa simpleks memindahkan cairan pada stok naik dan turun melalui port di kedua ujung silinder. Saat piston bergerak ke atas silinder, ia menarik cairan melalui port bawah, memaksa cairan keluar dari port yang berlawanan, dan membalikkan siklus pada langkah berikutnya. Tindakan pemompaan dua arah ini dimungkinkan oleh manifold multi-bilik yang dilengkapi katup yang menghubungkan ke dua port aliran. Manifold biasanya berisi sepasang ruang untuk setiap port aliran dan setiap sisi piston. Setiap ruang dilengkapi dengan katup yang mengontrol aliran cairan yang melewatinya.
Sebagai siklus pompa simpleks, masing-masing sisi piston bergantian menarik cairan ke salah satu ruang dan keluar dari yang lain. Katup dan ruang diatur sedemikian rupa sehingga ruang keluaran untuk setiap sisi ventilasi piston ke outlet umum. Pengaturan pemompaan ini berarti bahwa tidak ada titik mati atau pukulan dalam siklus. Karakteristik ini menjadikan pompa simpleks desain yang sangat efisien dan mampu memberikan nilai keluaran yang sangat baik dengan kebutuhan energi masukan yang rendah.
Pompa simpleks tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari pompa air berkapasitas besar hingga jenis yang lebih kecil yang digunakan untuk memberi tekanan pada alat hidrolik. Tindakan siklus ganda dan kebutuhan daya yang rendah dari pompa simpleks membuatnya ideal untuk pengoperasian tangan karena memerlukan sedikit siklus untuk mencapai tekanan yang memadai dan tidak memerlukan hubungan atau roda gigi yang rumit untuk beroperasi. Pompa simpleks yang lebih besar biasanya digerakkan oleh motor listrik dari mesin bensin dan diesel. Udara bertekanan juga kadang-kadang digunakan untuk menggerakkan beberapa pompa.
Pompa simpleks ditemukan dalam berbagai aplikasi yang membutuhkan daya rendah, kinerja pengiriman tinggi. Kapal besar menggunakan bank pompa simpleks untuk memasok bahan bakar minyak ke mesin mereka seperti halnya tungku berbahan bakar minyak. Mereka juga biasa digunakan sebagai pompa lambung kapal pada kapal yang lebih besar. Pasokan air pemadam kebakaran juga sering dikirim dengan pompa simpleks.