Motor skuter adalah kendaraan yang beroperasi dengan dua roda. Karakteristik klasiknya adalah rangka step-through, yang memungkinkan pengendaranya mengangkangi kursi seperti sepeda, dan papan lantai datar untuk kaki. Skuter bertenaga mesin, dengan sistem penggerak dan mesin biasanya dipasang pada gandar belakang atau dipasang di bawah jok kendaraan. Juga biasanya di bawah jok atau yang ada sebagai lampiran pada bingkai adalah semacam ruang penyimpanan.
Roda yang dikendarai motor skuter berukuran diameter delapan hingga 12 inci (20-28 cm). Hal ini menjadikan motor skutik sebagai metode transportasi pilihan di daerah perkotaan di negara maju atau berkembang karena biaya perawatan dan kemudahan kemudi yang rendah. Jika dibandingkan dengan sepeda motor, skuter lebih tenang, membawa lebih sedikit batasan hukum, dan membutuhkan keterampilan yang relatif lebih sedikit untuk dikendarai.
Skuter motor pertama diproduksi pada awal 1900-an, dan kemudian dikembangkan untuk penggunaan militer di AS oleh Cushman dengan tujuan membantu pasukan terjun payung Perang Dunia II (Perang Dunia II) dalam menavigasi medan kasar tanpa beban. Sifat kompak dan ringan dari kendaraan darat yang inovatif ini kemudian diadaptasi di Italia pasca-Perang Dunia II oleh produsen Piaggo sebagai Vespa, yang dengan cepat menjadi populer di daerah di mana penduduk membutuhkan bentuk transportasi yang murah di kota yang ramai. Selama tiga puluh lima tahun Vespa mendominasi pasar skuter sebagai prototipe klasik, hingga tahun 1980-an ketika pasar Asia mulai merilis model skuter serupa. Mereka sekarang populer di Asia serta bagian dari Amerika Latin, khususnya Puerto Rico.
Seperti kebanyakan kendaraan bermotor, skuter tunduk pada standar emisi yang ketat di Amerika Serikat. Baik Departemen Perhubungan (DOT) dan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) telah mengeluarkan pembatasan tunjangan emisi. Dalam upaya untuk lebih mengakomodasi pedoman ini, produsen motor skuter telah beralih ke bahan bakar kendaraan mereka dengan bahan bakar gas cair (LPG) bukan bensin atau solar.
Selain fitur-fitur yang lebih canggih ini, skuter modern dengan kisaran harga yang lebih tinggi membanggakan penambahan teknologi, kenyamanan, dan estetika. Misalnya, rangka menjadi lebih kuat dan ramping, karena pabrikan lebih menyukai rangka aluminium cor daripada bahan lain, serta mesin dan sistem pengereman yang lebih efisien. Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, fitur pelengkap termasuk kaca depan dan pegangan tangan berpemanas telah ditemukan pada model skuter yang lebih baru. Selain itu, kendaraan tersebut telah memberikan cita rasa untuk mengekspresikan selera individu, sebagaimana dibuktikan oleh toko-toko yang mengkhususkan diri dalam desain khusus untuk motor skuter.
Selain tren struktur yang lebih dapat disesuaikan pada skuter, tren lain yang sedang berkembang adalah perpindahan ke mesin yang lebih besar. Awalnya mulai dari 30-250 cc pada mesin satu silinder, pabrikan telah mengembangkan maxi-skuter dengan tujuan memenuhi permintaan untuk model yang lebih besar dan lebih bertenaga. Maxi-skuter memamerkan mesin mulai dari 250-850 cc dan beroperasi pada transmisi otomatis penuh.