Lisensi skuter adalah pengesahan dari badan pengatur yang menunjukkan seseorang berwenang untuk mengoperasikan skuter, perangkat bermotor ringan dengan dua hingga tiga roda. Peraturan yang berkaitan dengan skuter bervariasi, dan orang yang ingin mengoperasikannya mungkin ingin menanyakan kepada pihak berwenang setempat untuk menentukan apakah mereka memerlukan lisensi khusus untuk melakukannya. Seperti lisensi kendaraan bermotor lainnya, lisensi skuter biasanya memerlukan pembaruan berkala untuk memastikan pengemudi masih kompeten dan dapat mengoperasikan perangkat dengan aman dan tepat.
Persyaratan untuk mendapatkan lisensi skuter bervariasi. Biasanya pengemudi harus berusia minimal 16 tahun, dan harus lulus ujian tertulis yang menunjukkan pengetahuan mereka tentang hukum. Mereka mungkin menerima lisensi skuter tertentu, atau dukungan pada SIM yang ada untuk menunjukkan bahwa mereka dapat mengoperasikan skuter. Lisensi kedaluwarsa dalam jangka waktu yang ditentukan, memerlukan pengujian ulang agar tetap terkini.
Lisensi skuter dapat berisi batasan. Orang yang perlu memakai lensa korektif atau yang tidak dapat mengoperasikan kendaraan di malam hari akan memiliki catatan pada lisensi mereka untuk efek ini. Lisensi biasanya berisi gambar operator bersama dengan informasi demografis dasar seperti nama, usia, dan alamat, untuk kepentingan petugas penegak hukum. Pengemudi harus membawa SIM setiap saat ketika mereka mengoperasikan skuter, dan undang-undang biasanya mengharuskan mereka menyerahkannya untuk diperiksa oleh perwakilan pemerintah jika diminta.
Jenis lisensi ini dapat membuat operator memenuhi syarat untuk mengendarai beberapa jenis kendaraan bermotor yang berbeda di kelas yang sama dengan skuter. Hal ini dapat membuat pengujian lebih kompleks, karena pengemudi perlu menunjukkan pengetahuan tentang masalah hukum dan keselamatan yang berkaitan dengan berbagai kendaraan. Pemerintah dapat mencabut izin skuter jika operator dikenakan sejumlah tiket, terutama untuk perilaku berbahaya. Lisensi juga dapat ditangguhkan untuk aktivitas seperti mengoperasikan skuter saat mabuk.
Peraturan skuter terkadang tidak konsisten. Beberapa daerah membedakan antara skuter rekreasi dan mobilitas, misalnya. Skuter rekreasi mungkin tidak diperbolehkan di jalan umum dan trotoar, sementara skuter mobilitas dapat digunakan di trotoar, dan operatornya mungkin tidak perlu memegang lisensi. Orang lain mungkin membedakan berdasarkan ukuran mesin dan kecepatan maksimum untuk menentukan jenis peraturan apa yang diperlukan untuk penggunaan skuter. Undang-undang juga berubah secara berkala, dan penting untuk mengikuti informasi terbaru.