Bagaimana Cara Merawat Bayi Ular Jagung?

Ular jagung adalah salah satu jenis yang paling umum dipelihara di penangkaran. Popularitas mereka sebagian karena kemampuan beradaptasi mereka untuk penangkaran, kemudahan perawatan, dan berbagai macam warna. Ular jagung bayi, seperti rekan dewasanya, memiliki persyaratan perawatan khusus yang harus dipenuhi agar mereka dapat berkembang. Mereka membutuhkan perumahan ukuran yang sesuai dengan zona suhu bervariasi dan tempat persembunyian. Nutrisi yang tepat dan air bersih juga perlu disediakan.

Ular jagung yang baru menetas memiliki panjang antara 9 hingga 14 inci (22 hingga 36 cm). Mereka dapat disimpan sementara dalam sesuatu yang kecil seperti kotak sepatu, tetapi mereka membutuhkan kandang yang lebih besar untuk perawatan jangka panjang. Bayi ular jagung harus disimpan dalam wadah setidaknya 10 galon (40 liter). Wadah harus memiliki banyak ventilasi, dan titik akses atau penutup harus aman untuk mencegah ular muda melarikan diri.

Bayi ular jagung, baik yang baru menetas atau baru lahir, mungkin terlihat gugup saat pertama kali terpapar orang. Kandang mereka harus berisi setidaknya satu tempat persembunyian di mana mereka dapat mundur dan merasa tidak terlalu rentan. Tempat persembunyiannya bisa sesederhana gulungan handuk kertas kosong atau kotak terbalik dengan potongan bukaan di sampingnya. Bagian bawah selungkup harus ditutup dengan substrat sekali pakai. Kulit reptil atau handuk kertas berfungsi untuk menyerap materi limbah dan mudah dihilangkan saat kotor dan diganti.

Kandang membutuhkan zona suhu di mana bayi ular jagung dapat bergerak untuk menghangatkan diri atau mendinginkan diri. Lampu panas yang ditempatkan di luar ujung selungkup akan berfungsi sebagai sumber panas seperti halnya bantalan pemanas di bawah tangki. Reptil “batu panas” tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan luka bakar termal pada kulit ular muda. Ujung kandang yang lain harus dibiarkan pada suhu kamar sehingga ular muda dapat pindah ke sisi yang lebih dingin jika diperlukan. Akhirnya, wadah yang rendah dan kokoh harus ditempatkan ke dalam kandang dan diisi dengan air.

Mungkin perlu beberapa hari bagi bayi ular jagung untuk menyesuaikan diri dengan kandang baru mereka. Selama waktu ini, ular muda mungkin menolak untuk makan. Begitu mereka rileks, sebagian besar ular jagung muda akan mulai siap menerima makanan. Ular jagung bayi harus diberi makan satu atau dua tikus kelingking seminggu. Tikus kelingking beku harus dicairkan dan dipanaskan sampai suhu kamar sebelum ditawarkan kepada ular.