Apa itu Teori Sistem Ekologis? (dengan gambar)

Teori sistem ekologi, yang juga dikenal sebagai perkembangan dalam konteks, adalah teori perkembangan yang berfungsi untuk menjelaskan bagaimana lingkungan anak mempengaruhi bagaimana dia berkembang. Pendekatan ini sering berfokus pada proses dan struktur yang saling terkait dalam empat sistem lingkungan. Ini termasuk mikro, meso-, exo-, dan makrosistem. Bagian kelima, kronosistem, bukanlah bagian dari model asli tetapi sekarang sering disertakan.

Selain dikenal sebagai teori sistem ekologi, pendekatan ini juga dikenal sebagai teori sistem bioekologi untuk membantu lebih menekankan definisi tersebut. Pendekatan ini diartikan sebagai suatu cara untuk menjelaskan perkembangan seorang anak baik melalui kemajuan biologisnya maupun pengaruh lingkungannya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana lingkungan anak berhubungan dengan perkembangan pribadinya. Ini juga berfungsi untuk mengetahui bagaimana anak berinteraksi dengan lingkungannya baik sebagai struktur kognitif dan fisik matang.

Struktur lingkungan dalam teori sistem ekologi biasanya terdiri dari empat, meskipun terkadang lima, sistem yang berbeda. Mikrosistem dikatakan sebagai lingkungan yang paling dekat dengan anak dan mengacu pada hubungan dekat dimana anak memiliki kontak langsung. Struktur ini biasanya terdiri dari hubungan dekat, teman sekolah dan guru, pengasuh dan tetangga. Hubungan pada tingkat ini dianggap dua arah, artinya orang-orang dalam kehidupan anak dapat secara langsung memengaruhi dirinya, sementara ia juga dapat berdampak pada orang lain.

Mesosistem dan eksosistem biasanya ditentukan oleh struktur yang umumnya tidak dapat dipengaruhi oleh anak. Misalnya, mesosistem dapat mencerminkan bagaimana anak dipengaruhi oleh interaksi antara orang tua dan guru sekolah. Eksosistem biasanya merupakan hasil dari sistem sosial yang jauh lebih luas di mana anak tidak memiliki interaksi langsung, seperti jadwal kerja orang tua.

Makrosistem dianggap sebagai lapisan terluar dan terdiri dari adat budaya, nilai dan hukum. Dalam kebanyakan kasus, lapisan ini sangat luas dan dapat meresap ke dalam semua aspek lain dari perkembangan anak. Kemungkinan lapisan kelima dari teori sistem ekologi, kronosistem, berhubungan dengan waktu. Waktu perubahan fisiologis pada anak, atau bahkan waktu perceraian atau kematian, dapat secara langsung mempengaruhi seorang anak. Reaksi anak juga dapat dipengaruhi oleh usianya, yang mungkin memiliki pengaruh lebih lanjut pada perkembangannya.