Penawaran kompetitif adalah penawaran pribadi yang diberikan kepada emiten oleh penjamin emisi. Syarat dan ketentuan yang terkait dengan penawaran kompetitif disegel, dan oleh karena itu hanya diketahui oleh penjamin emisi dan penerbit. Proses pengajuan penawaran tertutup ini membantu untuk memastikan bahwa penawaran yang diterima dari penjamin emisi dinilai berdasarkan kemampuannya sendiri, dan bukan merupakan hasil negosiasi antara penerbit dan penjamin emisi.
Setelah emiten menerima penawaran yang kompetitif, proses evaluasi akan dimulai. Emiten akan melihat harga yang ditawarkan oleh penjamin emisi, serta proses yang akan digunakan untuk mempromosikan dan memproses efek tersebut. Biasanya, emiten mengkhawatirkan harga, tetapi syarat kerja juga dapat memainkan peran besar dalam memilih penjamin emisi. Dalam skenario kasus terbaik, penerbit dapat mengidentifikasi tawaran kompetitif yang mencakup harga terendah dan syarat dan ketentuan yang paling dapat diterima.
Ada beberapa badan usaha yang secara rutin memanfaatkan penawaran kompetitif. Kota adalah salah satu contoh paling umum. Kesempatan untuk menawar sekuritas kota biasanya merupakan proses tertutup, dengan hanya beberapa penjamin emisi terpilih yang diundang untuk berpartisipasi. Partisipasi sering kali didasarkan pada kesepakatan masa lalu yang menguntungkan dengan penjamin emisi, atau reputasi untuk etika dan efisiensi yang tinggi.
Bersama dengan kotamadya, perusahaan utilitas dan koperasi, dan bisnis transportasi seperti kereta api diketahui menggunakan penawaran kompetitif secara teratur. Namun, ada juga contoh perusahaan manufaktur, penyedia layanan telekomunikasi, dan perusahaan manufaktur yang juga menggunakan format penawaran kompetitif.