Banyak orang membicarakan kalori setiap hari. Ada diskusi tentang bagaimana menjaga penghitungan kalori yang akurat, bagaimana menghindari mengkonsumsi kalori kosong, dan bagaimana menetapkan batas pasti asupan kalori untuk setiap hari akan berdampak pada penambahan berat badan dan pola diet. Tapi berapa banyak dari kita yang benar-benar tahu apa itu kalori?
Secara sederhana, kalori sebenarnya adalah satuan ukuran yang berkaitan dengan energi yang dihasilkan. Di luar arena pengukuran energi makanan, kalori akan lebih tepat disebut sebagai joule. Bahkan ketika berbicara tentang energi yang berasal dari konsumsi berbagai makanan, istilah yang lebih tepat adalah kilokalori, karena aplikasi umum saat ini berkaitan dengan menghitung energi yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu kilogram air sebesar satu derajat.
Ketika menggunakan kalori sebagai sarana untuk mengidentifikasi rasio energi terhadap nutrisi, penting untuk dicatat bahwa grafik yang biasanya digunakan untuk menghubungkan jumlah makanan yang tetap dengan kandungan kalori hanya merupakan perkiraan yang disepakati. Ini bukan untuk mengatakan bahwa grafik tidak membantu dan tidak mendekati sasaran. Namun, grafik tersebut mencerminkan kandungan kalori yang diperoleh melalui proses yang tidak pernah dimaksudkan untuk seratus persen akurat. Jadi, sementara grafik kalori akan memiliki nilai bagi seseorang yang ingin menurunkan berat badan, indikator lain harus digunakan bersama dengan grafik kalori untuk mengontrol asupan berbagai makanan.
Konsep mengubah pola makan sehari-hari dengan bantuan penghitungan kalori dapat membantu dalam beberapa cara. Misalnya, makanan yang diidentifikasi memiliki jumlah kalori tinggi dengan nutrisi yang relatif rendah dapat dengan mudah dihilangkan dari rencana diet. Berfokus pada makanan yang dipahami mengandung kalori yang relatif rendah tetapi memiliki jumlah vitamin dan nutrisi penting yang lebih tinggi akan membantu mengarah pada pengembangan kebiasaan makan yang lebih sehat, yang pada gilirannya akan mengarah pada penurunan berat badan dan peningkatan peluang hidup lebih lama.
Selama bertahun-tahun, orang cenderung fokus pada kalori sebagai satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan ketika merencanakan rencana diet. Pendekatan ini memiliki pendekatan yang mengarah pada beberapa kondisi yang melemahkan, seperti malnutrisi. Tetapi pemantauan asupan kalori yang bertanggung jawab dalam hubungannya dengan memastikan konsumsi makanan yang mengandung unsur-unsur penting dapat berjalan beriringan dengan olahraga teratur untuk menciptakan gaya hidup yang ideal baik untuk pikiran maupun tubuh.