Investasi otonom adalah jenis kegiatan investasi yang berada di luar lingkup pergeseran pendapatan atau output nasional, dan lebih berkaitan dengan perubahan kebijakan pemerintah atau keinginan untuk berinvestasi dalam teknologi yang sedang berkembang. Investasi jenis ini sering kali tidak ada hubungannya dengan keinginan untuk mendapatkan keuntungan, meskipun investor biasanya mencari keuntungan dari strategi dengan cara tertentu. Banyak jenis investor yang berbeda terlibat dalam jenis kegiatan ini dari waktu ke waktu, termasuk investor individu, perusahaan, pemerintah, dan organisasi amal dan nirlaba lainnya.
Pemerintah lokal, negara bagian, dan nasional dapat memilih untuk terlibat dalam kegiatan investasi otonom yang dirancang untuk memberikan semacam manfaat bagi warga negara tanpa harus mengarah pada jenis pendapatan apa pun. Salah satu contoh sederhana dari jenis kegiatan ini adalah keputusan kota kecil untuk memasang lampu jalan baru di beberapa bagian kota. Investasi biasanya memicu manfaat yang memungkinkan warga untuk merasa lebih aman berada di jalan-jalan pada malam hari, yang pada gilirannya juga dapat berarti bahwa lebih banyak warga akan berbelanja di toko-toko yang terletak di atau dekat jalan-jalan tersebut. Secara tidak langsung, kegiatan tersebut memiliki manfaat untuk meningkatkan citra pemerintah saat ini di mata warga yang merasa lebih aman dan juga membantu merangsang ekonomi lokal dengan meningkatkan peluang belanja setelah gelap di bisnis-bisnis terdekat. Meskipun kota tidak menghasilkan keuntungan apa pun untuk investasi pemasangan lampu baru, manfaat lainnya membuat upaya tersebut bermanfaat dalam jangka panjang.
Dengan cara yang sama, organisasi amal dapat terlibat dalam investasi otonom yang tidak ada hubungannya dengan menghasilkan keuntungan atau meningkatkan tingkat output ekonomi negara. Badan amal setempat dapat memilih untuk membuka program sepulang sekolah untuk anak-anak dari orang tua berpenghasilan rendah, dengan memungut sedikit biaya untuk layanan tersebut. Hal ini memang memicu manfaat bagi masyarakat, seperti menyediakan tempat yang aman bagi anak-anak dari orang tua yang bekerja untuk berkumpul dan memungkinkan orang tua untuk mengelola pendapatan yang terbatas secara lebih efisien.
Tanda pengenal dari investasi otonom adalah alasan di balik kegiatan tersebut. Biasanya, jika investasi dilakukan bukan untuk menghasilkan semacam keuntungan nyata tetapi untuk menciptakan manfaat dari beberapa jenis, itu dapat diklasifikasikan sebagai otonom. Pengaspalan jalan raya, pembangunan fasilitas kesehatan dan fasilitas lainnya oleh organisasi amal dan bahkan investasi dana dalam pembuatan taman lingkungan oleh mereka yang tinggal di daerah tersebut dapat dengan tepat disebut sebagai contoh kegiatan investasi otonom.