Audit kualitas adalah tinjauan di mana auditor menganalisis dan memverifikasi berbagai catatan dan proses yang berkaitan dengan program kualitas perusahaan. Secara umum, tujuan dari pemeriksaan kualitas adalah untuk menentukan apakah perusahaan mematuhi program kualitasnya atau apakah perlu melakukan perubahan pada praktik bisnisnya. Sebuah perusahaan juga dapat melakukan audit kualitas untuk menentukan apakah itu memenuhi standar kualitas tertentu, seperti yang ditetapkan oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) 9000. Sederhananya, ISO 9000 adalah sertifikasi yang diikuti oleh perusahaan formal prosedur bisnis.
Biasanya, audit kualitas adalah audit eksternal, artinya dilakukan oleh auditor independen atau tim auditor yang memiliki keahlian di bidang tersebut. Sebuah perusahaan juga dapat memilih untuk melakukan audit internal terhadap sistem pengendalian kualitasnya secara berkala. Anggota tim audit biasanya profesional yang memiliki pengetahuan luas tentang standar, prosedur, dan prinsip audit. Selain itu, auditor harus memiliki pengalaman langsung dalam memeriksa, mengevaluasi, dan melaporkan apakah setiap aspek sistem mutu kurang atau memuaskan.
Dalam audit kualitas yang khas, auditor pertama-tama merumuskan rencana audit sistem. Sebagai aturan umum, rencana ini biasanya merinci garis waktu, ruang lingkup, dan lokasi audit. Rencana tersebut juga mencantumkan dokumentasi tertulis yang perlu ditinjau serta wawancara apa pun yang perlu dilakukan. Misalnya, auditor biasanya perlu meninjau kebijakan, prosedur, dan manual manajemen mutu tertulis perusahaan. Ketika rencana telah disiapkan, auditor menyerahkannya kepada perusahaan untuk disetujui.
Setelah rencana audit disetujui, auditor umumnya bertemu dengan individu mana pun di perusahaan yang bertanggung jawab atas program kualitas perusahaan. Auditor juga memeriksa setiap catatan yang berlaku dan menyelidiki apakah praktik bisnis perusahaan sejalan dengan program kualitas tertulisnya. Jika data menunjukkan bahwa perusahaan tidak mematuhi program kualitasnya, auditor akan menyelidiki dan mendokumentasikan informasi ini. Selain itu, auditor akan mencatat area mana pun yang dipatuhi perusahaan.
Pada akhir audit kualitas, auditor menyiapkan laporan, yang merinci temuan keseluruhan. Laporan biasanya berisi ringkasan semua bukti yang telah ditinjau, termasuk deskripsi area mana pun di mana perusahaan sesuai atau tidak dengan program kualitasnya. Biasanya, laporan tersebut juga merinci kesimpulan auditor secara keseluruhan dan peringkat program kualitas perusahaan. Selain itu, sebagian besar laporan memberikan rekomendasi terperinci kepada perusahaan untuk meningkatkan program dan operasi kualitasnya.